<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>belajar keuangan Archives - JGB</title>
	<atom:link href="https://jaminangadaibpkbmobil.com/tag/belajar-keuangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jaminangadaibpkbmobil.com/tag/belajar-keuangan/</link>
	<description>Pinjaman Uang Gadai BPKB Mobil</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Apr 2023 07:41:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.3.2</generator>

<image>
	<url>https://jaminangadaibpkbmobil.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-gadai-bpkb-jaksel-32x32.jpeg</url>
	<title>belajar keuangan Archives - JGB</title>
	<link>https://jaminangadaibpkbmobil.com/tag/belajar-keuangan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cara Menabung di Rumah agar Cepat Terkumpul</title>
		<link>https://jaminangadaibpkbmobil.com/cara-menabung-di-rumah/</link>
					<comments>https://jaminangadaibpkbmobil.com/cara-menabung-di-rumah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Datun]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Apr 2023 07:41:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis & Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[belajar keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis dan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[cara menabung di rumah]]></category>
		<category><![CDATA[mengatur keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[tips keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jaminangadaibpkbmobil.com/?p=1337</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cara Menabung di Rumah. Untuk mencapai tujuan keuangan, menabung merupakan salah satu cara yang bisa Anda lakukan di rumah. Baca Juga : Ide Usaha Modal 20 Juta, Untung besar! Bukan tidak mungkin Anda bisa mencapai kebebasan finansial dalam waktu singkat asalkan Anda memiliki komitmen serta disiplin tinggi dalam menabung. Untuk lebih jelasnya simak penjelasan berikut &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com/cara-menabung-di-rumah/">Cara Menabung di Rumah agar Cepat Terkumpul</a> appeared first on <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com">JGB</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" fetchpriority="high" class="size-full wp-image-1338 aligncenter" src="https://jaminangadaibpkbmobil.com/wp-content/uploads/2023/04/Cara-Menabung-di-Rumah.png" alt="Cara Menabung di Rumah" width="600" height="400" /></p>
<p><strong><span style="color: #000000;">Cara Menabung di Rumah</span>. </strong>Untuk mencapai tujuan keuangan, menabung merupakan salah satu cara yang bisa Anda lakukan di rumah.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca Juga : <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com/ide-usaha-modal-20-juta/" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #0000ff;">Ide Usaha Modal 20 Juta, Untung besar!</span></a></strong></span></p>
<p>Bukan tidak mungkin Anda bisa mencapai kebebasan finansial dalam waktu singkat asalkan Anda memiliki komitmen serta disiplin tinggi dalam menabung.</p>
<p>Untuk lebih jelasnya simak penjelasan berikut terkait cara menabung di rumah agar cepat terkumpul.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Manfaat Menabung</span> </strong></h2>
<p>Menabung memiliki banyak manfaat, di antaranya:</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>1.   </strong><strong>Membantu Mencapai Tujuan Keuangan</strong></span></h3>
<p>Tanpa menabung, Anda akan sulit mencapai tujuan keuangan baik dalam jangka pendek atau jangka panjang karena Anda hanya mengandalkan pendapatan bulanan untuk memenuhi semua kebutuhan.</p>
<p>Lain halnya kalau Anda menabung secara teratur, maka Anda akan mencapai tujuan keuangan dalam waktu cepat.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>2.   </strong><strong>Memiliki Cadangan Dana Darurat</strong></span></h3>
<p>Sebelum Anda berinvestasi penting sekali untuk memiliki cadangan dana darurat tujuannya agar tidak mengganggu pos keuangan yang telah Anda tentukan sedari awal.</p>
<p>Tidak ada seorang pun yang bisa memprediksikan kapan musibah akan datang menghampiri, sehingga Anda harus mempersiapkan dana cadangan.</p>
<p>Bayangkan jika Anda berada di situasi genting namun karena Anda sudah memiliki tabungan atau dana cadangan maka masalah tersebut dapat teratasi dengan baik sehingga Anda pun akan jauh dari stres akibat masalah keuangan.</p>
<p>Bagaimana setuju?</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>3.   </strong><strong>Meningkatkan Kesempatan Investasi</strong></span></h3>
<p>Investasi adalah cara untuk meningkatkan penghasilan dan memperoleh keuntungan yang lebih besar daripada hanya menyimpan uang di bank.</p>
<p>Ketika Anda memutuskan untuk menabung secara konsisten dan teratur maka Anda bisa mencapai target investasi yang diinginkan dengan lebih cepat, karena Anda memiliki uang yang cukup untuk diinvestasikan ke berbagai produk investasi.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>4.   </strong><strong>Meningkatkan Kemampuan Mengelola Uang</strong></span></h3>
<p>Anda juga akan belajar mengenai cara membuat rencana keuangan (pengeluaran dan pemasukan) dan memastikan bahwa pengeluaran bulanan Anda tidak melebihi pendapatan.</p>
<p>Dalam jangka panjang, kemampuan mengelola uang yang baik dapat membantu Anda mempertahankan kestabilan keuangan, meminimalkan risiko utang, dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar di masa depan.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Cara Menabung di Rumah</span> </strong></h2>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>1.   </strong><strong>Tetapkan Tujuan Menabung</strong></span></h3>
<p>Menetapkan tujuan keuangan merupakan langkah penting sebelum memulai perjalanan keuangan Anda. Tanpa adanya tujuan yang jelas, Anda tidak akan bisa fokus mengatur keuangan.</p>
<p>Untuk menetapkan tujuan keuangan, pastikan untuk membuat tujuan yang realistis dan terukur sebab tujuan yang terlalu tinggi dan tidak realistis dapat membuat Anda cepat putus asa serta mudah kehilangan motivasi.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>2.   </strong><strong>Buat Rencana Menabung</strong></span></h3>
<p>Setelah menetapkan tujuan keuangan selanjutnya adalah Anda harus membuat rencana menabung untuk membantu Anda mencapai tujuan keuangan.</p>
<p>Pertama-tama, mulailah dengan menghitung berapa banyak uang yang perlu Anda tabung setiap bulannya untuk mencapai tujuan keuangan Anda.</p>
<p>Hal ini dapat dilakukan dengan mengalokasikan sebagian dari pendapatan bulanan Anda. Selanjutnya, pastikan bahwa uang yang disisihkan itu tidak mengganggu pengeluaran lain yang tidak terduga.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>3.   </strong><strong>Buat Anggaran</strong></span></h3>
<p>Anggaran keuangan harus mencakup semua pengeluaran dan pendapatan Anda. Dalam membuat anggaran keuangan, pertama-tama, catat semua pengeluaran Anda selama sebulan penuh termasuk biaya makan, tagihan listrik, air, sewa atau cicilan rumah, tagihan telepon dan internet, transportasi, biaya hiburan, dan lain-lain.</p>
<p>Selanjutnya, catat semua sumber pendapatan Anda selama sebulan, seperti gaji, bonus, atau penghasilan dari bisnis Anda. Pastikan bahwa jumlah pendapatan yang tercatat sudah bersih setelah dipotong pajak dan potongan lainnya.</p>
<p>Setelah mencatat semua pengeluaran dan pendapatan Anda, kelompokkan pengeluaran Anda menjadi kategori yang berbeda, seperti makanan, tagihan, transportasi, dan hiburan. Kemudian, hitung total pengeluaran dan pendapatan Anda di setiap kategori.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>4.   </strong><strong>Pisahkan Uang untuk Menabung</strong></span></h3>
<p>Buatlah rekening khusus untuk mempermudah Anda memisahkan uang supaya tidak tercampur. Rekening khusus ini harus diatur sedemikian rupa sehingga Anda hanya dapat menarik uang dari rekening tersebut jika berada dalam kondisi darurat.</p>
<p>Selain membuat rekening tabungan khusus, Anda juga dapat menggunakan teknik memisahkan uang secara fisik menggunakan amplop atau dompet yang berbeda.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>5.   </strong><strong>Lakukan Perbandingan Harga</strong></span></h3>
<p>Sebelum membeli suatu produk, pastikan untuk melakukan riset dan membandingkan harga di berbagai tempat.</p>
<p>Misalnya, jika Anda ingin membeli gadget baru, sebelumnya Anda sudah memeriksa harga di beberapa toko gadget atau situs belanja online sebelum membeli.</p>
<p>Cara tersebut dapat membantu Anda untuk memastikan bahwa gadget yang Anda beli harganya sudah yang paling terjangkau.</p>
<p>Namun Anda harus ingat juga untuk memperhatikan kualitas produk. Jangan hanya terpaku pada harga murah tanpa memperhitungkan kualitas produk yang akan dibeli.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>6.   </strong><strong>Gunakan Aplikasi Keuangan</strong></span></h3>
<p>Aplikasi keuangan adalah aplikasi yang dirancang untuk membantu Anda mengelola keuangan dengan lebih mudah dan efektif.</p>
<p>Dengan menggunakan aplikasi keuangan, Anda secara mudah bisa melacak pengeluaran, membuat anggaran keuangan, serta memantau perkembangan tabungan.</p>
<p>Beberapa aplikasi keuangan yang populer seperti Money Lover, Monefy, atau aplikasi perbankan yang memiliki fitur manajemen keuangan seperti Bank Jago, Mandiri Online, atau Jenius.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>7.   </strong><strong>Hindari Membeli Barang yang Tidak Dibutuhkan</strong></span></h3>
<p>Anda tidak akan pernah mencapai tujuan keuangan apabila masih terus membeli barang yang tidak dibutuhkan walaupun nominalnya terbilang kecil. Untuk menghindari membeli barang yang tidak diperlukan, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan :</p>
<ul>
<li><span style="color: #000000;"><strong>Pertama</strong></span>, buatlah daftar belanjaan sebelum pergi ke toko atau mall.</li>
<li><span style="color: #000000;"><strong>Kedua</strong></span>, hindari untuk membeli barang hanya karena tergoda oleh iklan atau diskon yang ditawarkan.</li>
<li><span style="color: #000000;"><strong>Ketiga</strong></span>, belajar untuk menahan diri dari keinginan untuk membeli barang yang tidak diperlukan.</li>
</ul>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>8.   </strong><strong>Investasi</strong></span></h3>
<p>Investasi adalah salah satu cara untuk meningkatkan nilai uang Anda secara bertahap seiring berjalannya waktu.</p>
<p>Dengan melakukan investasi, Anda dapat mengembangkan dana yang telah ditabungkan dan meraih keuntungan lebih besar daripada menabung di bank.</p>
<p>Namun, sebelum melakukan investasi, pastikan Anda telah memahami risiko terkait dengan jenis investasi.</p>
<p>Beberapa beberapa jenis investasi yang populer antara lain saham, obligasi, reksadana, atau properti.</p>
<p>Selain memilih jenis investasi yang tepat, penting juga memilih perusahaan sekuritas atau agen investasi yang terpercaya dan memiliki <em>track record</em> bagus.</p>
<p>Investasi bukanlah cara untuk menabung cepat, namun bisa memberikan hasil yang lebih besar di masa depan.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>9.   </strong><strong>Cari Cara untuk Meningkatkan Penghasilan</strong></span></h3>
<p>Terdapat banyak cara untuk meningkatkan penghasilan, di antaranya adalah dengan mencari pekerjaan tambahan atau mengembangkan bisnis kecil-kecilan.</p>
<p>Selain itu Anda juga bisa memanfaatkan keterampilan atau hobi untuk menghasilkan uang tambahan, seperti menjadi penulis lepas, fotografer, atau pengajar les privat.</p>
<p>Masih merasa kurang percaya diri dengan keterampilan yang dimiliki? Tenang, Anda bisa kok mengikuti kursus <em>online</em> atau <em>bootcamp</em> sesuai minat dan ketertarikan Anda.</p>
<p>Biasanya setiap Anda menyelesaikan kursus atau <em>bootcamp</em>, Anda akan mendapatkan sertifikat serta seluruh tugas yang diberikan oleh mentor juga bisa Anda jadikan portofolio kerja.</p>
<p>Nah, sekian informasi mengenai cara menabung di rumah agar cepat terkumpul, semoga membantu!</p>
<p>Butuh dana tambahan untuk membantu mewujudkan impian Anda? Silahkan ajukan di situs JGB!</p>
<p><a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com/gadai-bpkb-motor/" target="_blank" rel="noopener"><strong><span style="color: #0000ff;">Pinjaman Uang Tunai Gadai BPKB Motor</span></strong></a></p>
<p><a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com/gadai-bpkb-mobil/" target="_blank" rel="noopener"><strong><span style="color: #0000ff;">Pinjaman Uang Tunai Gadai BPKB Mobil</span></strong></a></p>
<p>The post <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com/cara-menabung-di-rumah/">Cara Menabung di Rumah agar Cepat Terkumpul</a> appeared first on <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com">JGB</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jaminangadaibpkbmobil.com/cara-menabung-di-rumah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Resolusi Keuangan 2023 dengan 3K, Penasaran?</title>
		<link>https://jaminangadaibpkbmobil.com/resolusi-keuangan-2023/</link>
					<comments>https://jaminangadaibpkbmobil.com/resolusi-keuangan-2023/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Datun]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2023 15:21:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis & Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[belajar keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[mengatur keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jaminangadaibpkbmobil.com/?p=1177</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kira-kira apa resolusi keuangan 2023 Anda? Sudahkah Anda menyiapkannya? Tentu anda memiliki impian dan harapan untuk lebih memaksimalkan pemasukan dan mengefisiensikan pengeluaran. Dengan demikian,  kebutuhan keuangan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, bisa terakomodir semua. Resolusi umumnya dibuat pada awal tahun usai pergantian tahun, tujuan adanya resolusi adalah sebagai dasar untuk berkomitmen pada diri &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com/resolusi-keuangan-2023/">Resolusi Keuangan 2023 dengan 3K, Penasaran?</a> appeared first on <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com">JGB</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="size-full wp-image-1178 aligncenter" src="https://jaminangadaibpkbmobil.com/wp-content/uploads/2023/02/resolusi-keuangan-2023.png" alt="resolusi keuangan 2023" width="600" height="400" /></p>
<p>Kira-kira apa resolusi keuangan 2023 Anda? Sudahkah Anda menyiapkannya? Tentu anda memiliki impian dan harapan untuk lebih memaksimalkan pemasukan dan mengefisiensikan pengeluaran. Dengan demikian,  kebutuhan keuangan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, bisa terakomodir semua.</p>
<p>Resolusi umumnya dibuat pada awal tahun usai pergantian tahun, tujuan adanya resolusi adalah sebagai dasar untuk berkomitmen pada diri sendiri agar lebih fokus dan lebih baik lagi dari tahun sebelumnya.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca Juga : <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com/keuangan-inklusif/" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #0000ff;">Keuangan Inklusif : Definisi, Tujuan, Manfaat &amp; Cara Mencapainya</span></a></strong></span></p>
<p>Cukup banyak jenis resolusi yang bisa anda buat, salah satunya adalah resolusi keuangan yang dianggap sebagai reolusi strategis dibandingkan dengan resolusi lainnya.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Faktor 3K Dalam Membuat Resolusi Keuangan</strong></span></h2>
<p>Keuangan adalah sesuatu hal yang wajib anda pikirkan dengan sebaik-baiknya, karena kehidupan ini berhubungan erat dengan finansial yang tidak bisa kita hindari.</p>
<p>Ada 3 aspek penting yang dapat anda terapkan ketika sedang mendhadapi keuangan, di antaranya adalah Keutuhan, Keinginan, dan Kemampuan.</p>
<p>Ketiga aspek di atas sangat penting diperhatikan dan diterapkan ketika hendak membuat resolusi keuangan 2023. Begini penjelasannya :</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>1. Kebutuhan</strong></span></h3>
<p>Setiap orang pasti memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Kebutuhan adalah skala prioritas, jika dibandingkan dengan keinginan karena berhubungan dengan kebutuhan primer yang tidak bisa kita hindari.</p>
<p>Sebagai contoh aspek kebutuhan pada keuangan adalah membelanjakan uang untuk membeli pakaian, makanan pokok, dan lain-lainnya yang tidak bisa tergantikan.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>2. Keinginan</strong></span></h3>
<p>Keinginan adalah sifat naluri manusia ketika melihat sesuatu yang menarik atau mungkin karena keadaan yang mengharuskan membeli sesuatu sebagai faktor pendukung terhadap kebutuhan pokok.</p>
<p>Keinginan bisa anda penuhi dengan satu syarat, yaitu dipikirkan matang-matang sebelum mendapatkan keinginan tersebut. Apabila dirasa sangat diperlukan, maka anda bisa membelinya.</p>
<p>Namun jika tidak terlalu butuh dan masih bisa di handle, sebaiknya pending keinginan tersebut untuk sementara waktu sampai kebutuhan pokok benar-benar terpenuhi.</p>
<p>Keinginan berhubungan dengan keuangan yang anda miliki, maka tidak ada salahnya pula jika di tahun 2023 ini membuat daftar keinginan. Silakan list, mulai dari keinginan yang paling besar hingga keinginan yang sifatnya untuk hobi.</p>
<p>Dengan membuat daftar keinginan ini, bukan tidak mungkin sesuatu yang anda masukkan pada daftar keinginan bisa berubah statusnya menjadi kebutuhan karena situasi dan kondisi yang mengharuskan perubahan tersebut.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>3. Kemampuan</strong></span></h3>
<p>Jika kebutuhan dan keinginan sudah anda ketahui, maka selanjutnya anda harus mengukur diri sendiri berdasarkan kemampuan finansial yang dimiliki. Karena prinsipnya adalah semakin banyak kebutuhan dan keinginan yang anda list, maka semakin berat juga uang yang harus dikeluarkan.</p>
<p>Umumnya setiap orang akan memikirkan 2 cara untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan tersebut, yaitu mencari penghasilan tambahan dan dengan cara ber-utang.</p>
<p>Memang tidak ada salahnya jalan ini digunakan. Namun lebih baik tidak terlalu memberatkan diri anda hanya untuk memenuhi daftar keinginan atau kebutuhan tersebut.</p>
<p>Kuncinya adalah skala prioritas, selanjutnya yang terlalu memberatkan di tahun 2023 ini bisa anda undur ke tahun 2024. Hanya saja statusnya masuk ke dalam daftar keinginan jangka Panjang yang akan dijadikan sebagai resolusi keuangan tahun berikutnya.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Langkah Membuat Resolusi Keuangan 2023</strong></span></h2>
<p>Resolusi keuangan harus anda susun dengan benar sehingga dapat mempermudah langkah yang akan dilakukan berikut progesnya, sehingga resolusi tersebut bisa terwujud di tahun 2023. Resolusi keuangan tidak lepas dari aspek 3K di atas, setelah itu baru anda lakukan beberapa resolusi tahun 2023 yang akan dijelaskan berikut ini :</p>
<h3><strong><span style="color: #000000;">1. Hemat</span> </strong></h3>
<p>Untuk memenuhi ketiga aspek yang sudah dijelaskan adalah tanamkan pada diri sendiri terlebih dahulu bahwa ketika akan mengeluarkan kebutuhan atau keinginan, sebaiknya jangan bersikap boros dan harus hemat.</p>
<p>Dengan menghemat, maka peluang untuk mendapatkan keinginan akan semakin banyak dan tidak akan masuk pada program jangka Panjang dengan reasilasi waktu penyelesaian di tahun berikutnya.</p>
<p>Kelebihan berhemat lainnya adalah dapat terhindar dari risiko terlilit utang yang semestinya dapat dihindari. Dengan begitu, maka kehidupan anda akan jauh lebih tenang dan fokus pada tujuan resolusi keuangan 2023.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>2. Kenali lebih dalam antara kebutuhan dan keinginan</strong></span></h3>
<p>Pada pembahasan pertama sudah dijelaskan terutama pada bagian asepk 3K, bahkan keinginan akan berubah statusnya menjadi kebutuhan jika situasi dan kondisi mengharuskan seperti itu.</p>
<p>Agar anda lebih memahami antara kedua perbedaan ini, simak beberapa tips membedakan keinginan dan kebutuhan agar anda mampu membuat daftar untuk kebutuhan di resolusi keuangan 2023 secara terarah.</p>
<ul>
<li>Pikirkan sesuatu yang harus dilakukan yang berhubungan dengan uang dan tidak dapat anda hindari. Istilah di sini disebut dengan skala prioritas yang dinamakan dengan kebutuhan sandang, pangan, dan papan.</li>
<li>Ketiga kebutuhan di atas memiliki tingkatan tersendiri. Contohnya terkait kebutuhan pribadi seperti makan dan pakaian. Kedua hal ini yang harus anda prioritaskan. Akan tetapi bukan asal membeli makan mahal dan pakaian mewah, pikirkan terlebih dahulu kondisi keuangan anda karena kebutuhan lainnya sangat banyak.</li>
<li>Keinginan siaftnya tidak wajib dan bisa dihindari apabila kondis tidak memungkinkan. Keinginan bisa anda penuhi apabila kebutuhan sudah terpenuhi semua.</li>
</ul>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>3. Pembuatan rincian anggaran secara detil</strong></span></h3>
<p>Langkah berikutnya adalah dengan membuat rincian anggaran setiap bulannya. Cara ini dinilai efektif karena terukur mengenai pengeluaran uang yang didapat dari sumber pendapatan sendiri baik dari gaji bulanan atau dari hasil usaha yang dijalankan.</p>
<p>Beberapa tips dalam membuat rincian anggaran keuangan setiap bulan dapat anda lihat dan praktikkan dengan mengikuti tips di bawah ini :</p>
<ul>
<li>Tentukan tujuan keuangan terlebih dahulu. Tujaun keuangan bisa dibagi kedalam 3 kategori yaitu untuk jangka pendek, jangka menengah dan jangka Panjang. Di dalamnya sudah pasti ada kebutuhan dan ada juga keinginan.</li>
<li>Rinci dengan benar daftar kebutuhan dan danftar keinginan tersebut agar anda bisa membagi persentase pendapatan setiap bulannya untuk menyelesaikan setidaknya satu atau beberapa dari daftar tersebut sehingga selesai di akhir tahun 2023.</li>
<li>Menentukan batas anggaran terutama untuk target jangka menengah dan jangka Panjang, karena kedua hal ini sifatnya kontinuitas yang dapat dilakukan beberapa bulan kedepan. Berbeda halnya dengan jangka pendek yang selesai hanya 1 bulan saja,</li>
</ul>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>4. Investasi</strong></span></h3>
<p>Jangan remehkan investasi karena tujuan dari investasi adalah untuk bekal di masa yang akan datang. Cukup banyak jenis investasi yang dapat anda lakukan, seperti menabung, deposito, reksadana, menabung emas, dan lain sebagainya.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca Juga : <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com/cari-pinjaman-online/" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #0000ff;">Cari Pinjaman Online Cepat Cair Tanpa Ribet? Di sini Tempatnya!</span></a></strong></span></p>
<p>Silakan pilih salah satu atau mungkin beberapa di antara pilihan investasi yang dapat anda lakukan untuk selanjutnya di buat rutin setiap bulannya dengan cara menyisihkan uang untuk investasi.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>5. Bayar hutang</strong></span></h3>
<p>Memang utang menjadi momok mengerikan bagi Sebagian besar orang, karena tidak sedikit yang akan bimbang antara kebutuhan dengan melunasi utang. Yang pasti apabila tidak mampu melunasi utang, setidaknya bayar utang tepat waktu karena pembuatan anggaran akan bergantung juga dengan sisa uang yang tersedia setelah di potong cicilan utang yang wajib dibayar.</p>
<p>Sekian artikel mengenai resolusi keuangan 2023 ini, buatlah serealistis mungkin agar Anda mudah mengapainya.</p>
<p>The post <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com/resolusi-keuangan-2023/">Resolusi Keuangan 2023 dengan 3K, Penasaran?</a> appeared first on <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com">JGB</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jaminangadaibpkbmobil.com/resolusi-keuangan-2023/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keuangan Inklusif : Definisi, Tujuan, Manfaat &#038; Cara Mencapainya</title>
		<link>https://jaminangadaibpkbmobil.com/keuangan-inklusif/</link>
					<comments>https://jaminangadaibpkbmobil.com/keuangan-inklusif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Datun]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Jan 2023 05:24:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis & Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[belajar keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis dan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jaminangadaibpkbmobil.com/?p=1143</guid>

					<description><![CDATA[<p>Keuangan Inklusif. Sebagian besar masyarakat perkotaan, utamanya kalangan muda pasti sudah tidak aneh lagi dengan namanya perbankan, asuransi, investasi dan lain sebagainya. Berbeda dengan sebagian besar masyarakat pedesaan dan juga masyarakat lainnya secara umum, jangankan memiliki asuransi dan investasi, akun bank saja mungkin tak mereka miliki. Tidak adanya akses ke layanan keuangan formal dan kurangnya &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com/keuangan-inklusif/">Keuangan Inklusif : Definisi, Tujuan, Manfaat &#038; Cara Mencapainya</a> appeared first on <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com">JGB</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="size-full wp-image-1145 aligncenter" src="https://jaminangadaibpkbmobil.com/wp-content/uploads/2023/01/keuangan-inklusif.png" alt="keuangan inklusif" width="600" height="400" /></p>
<p><strong><span style="color: #000000;">Keuangan Inklusif</span>. </strong>Sebagian besar masyarakat perkotaan, utamanya kalangan muda pasti sudah tidak aneh lagi dengan namanya perbankan, asuransi, investasi dan lain sebagainya.</p>
<p>Berbeda dengan sebagian besar masyarakat pedesaan dan juga masyarakat lainnya secara umum, jangankan memiliki asuransi dan investasi, akun bank saja mungkin tak mereka miliki.</p>
<p>Tidak adanya akses ke layanan keuangan formal dan kurangnya edukasi pada mereka tentang bagaimana cara mengakses layanan keuangan dan bagaimana cara menggunakannya dengan baik bisa merugikan mereka secara langsung.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca Juga : <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com/pinjaman-tanpa-bi-checking-jaminan-sertifikat/" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #0000ff;">Pinjaman Tanpa BI Checking Jaminan Sertifikat</span></a></strong></span></p>
<p>Sebagai contoh, saat ini banyak sekali masyarakat yang terjebak dengan layanan keuangan non-formal yang tidak memiliki aturan jelas dan tidak terawasi pemerintah, misalnya seperti bank emok, lintah darat, investasi bodong dan sebagainya yang tentunya merugikan.</p>
<p>Berangkat dari hal tersebut, pemerintah mendorong adanya keuangan inklusif yang bisa menjamin masyarakat memiliki akses ke layanan keuangan formal sehingga bisa mendorong kehidupan ekonomi yang lebih baik.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Definisi</strong></span></h2>
<p>Keuangan inklusif adalah kondisi dimana semua orang yang sudah dewasa atau sudah memasuki usia produktif mempunyai akses ke layanan keuangan formal, entah itu perbankan ataupun layanan sejenisnya yang bersifat formal.</p>
<p>Dari sumber lain, Keuangan Inklusif didefinisikan juga sebagai kondisi dimana masyarakat memiliki akses terhadap beragam layanan keuangan formal yang bersifat aman, lancar, bertanggung jawab dan sesuai dengan kebutuhan.</p>
<p>Sedangkan secara umum, keuangan secara inlusif bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat, menumbuhkan ekonomi dan mewujudkan adanya kesetaraan serta tidak adanya kesenjangan antara si miskin dan si kaya.</p>
<h2><span style="color: #000000;">Tujuan</span></h2>
<p>Setelah disinggung secara singkat di poin sebelumnya, akses terhadap beragam layanan keuangan formal ini memiliki beragam tujuan. Diantara tujuan adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Meningkatkan perekonomian masyarakat.</li>
<li>Mengurangi kesenjangan ekonomi.</li>
<li>Pemerataan akses terhadap layanan keuangan formal.</li>
<li>Mewujudkan masyarakat sejahtera dan memiliki kehidupan yang lebih layak.</li>
</ul>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Manfaat</span></strong></h2>
<p>Jika akses terhadap beragam layanan keuangan formal bisa diwujudkan dengan baik dan menyeluruh, maka masyarakat dan pemerintah akan memperoleh berbagai macam manfaat, diantaranya adalah:</p>
<h3><strong><span style="color: #000000;">1. Literasi Keuangan yang Meningkat</span></strong></h3>
<p>Jika masyarakat bisa mengakses produk layanan keuangan secara mudah, itu secara langsung maupun tidak langsung akan membuat masyarakat lebih melek finansial dan hal-hal yang berhubungan dengannya.</p>
<p>Dengan literasi keuangan masyarakat yang meningkat, mereka tidak akan gampang terjebak dengan investasi bodong, lintah darat maupun layanan sejenis lainnya yang merugikan.</p>
<h3><strong><span style="color: #000000;">2. Masyarakat Bisa Merencanakan Keuangan</span></strong></h3>
<p>Salah satu kelemahan sebagian besar masyarakat Indonesia adalah lemahnya dalam melakukan perencanaan keuangan.</p>
<p>Akibatnya, seseorang bisa saja suatu waktu memiliki uang yang sangat banyak, namun, dalam beberapa tahun ke depan uang tersebut habis tidak berbekas.</p>
<p>Hadir akses terhadap beragam layanan keuangan formal untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya investasi, dana pendidikan, dana pensiun, tabungan masa depan dan lain sebagainya.</p>
<h3><strong><span style="color: #000000;">3. Pemerataan Ekonomi</span></strong></h3>
<p>Pemerintah sering mengucurkan program-program yang bisa membantu masyarakat seperti bantuan sosial dan permodalan usaha melalui perbankan ataupun lembaga keuangan lainnya.</p>
<p>Diharapkan dari tercapainya akses terhadap beragam layanan keuangan formal, masyarakat di seluruh Indonesia termasuk di daerah pelosok dapat menikmati bantuan-bantuan tersebut secara rata dan tidak hanya terpusat pada warga perkotaan saja.</p>
<h3><strong><span style="color: #000000;">4. Ekonomi Negara Meningkat</span></strong></h3>
<p>Adanya akses terhadap layanan keuangan formal secara langsung akan menumbuhkan produksi dalam negeri, hal ini tentu akan berimbas pada keadaan ekonomi masyarakat yang lebih baik.</p>
<p>Selain itu, pemasukan negara baik melalui pajak maupun sektor lainnya bisa lebih meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Cara Mencapai Keuangan Inklusif</span></strong></h2>
<p>Setelah mengetahui manfaatnya, hal selanjutnya yang perlu dilakukan pemerintah dan lembaga keuangan adalah memikirkan bagaimana cara mencapai kondisi tersebut.</p>
<p>Secara umum, akses terhadap beragam layanan keuangan formal bisa dicapai dengan berbagai cara, diantaranya adalah sebagai berikut:</p>
<h3><strong><span style="color: #000000;">1. Pemetaan Informasi Keuangan</span></strong></h3>
<p>Pemerintah perlu mengetahui kondisi masyarakat, sektor mana saja atau masyarakat daerah mana saja yang memerlukan edukasi tentang layanan keuangan dari pemerintah secara berlebih.</p>
<p>Dengan pemetaan seperti itu, pemerintah nantinya bisa lebih fokus dan memiliki prioritas ketika melakukan program-program yang berkaitan dengan akses layanan keuangan formal.</p>
<h3><strong><span style="color: #000000;">2. Meningkatkan Perlindungan Konsumen</span></strong></h3>
<p>Ketidakpercayaan masyarakat terhadap bank dan layanan keuangan lainnya bisa mengganggu tercapainya akses terhadap beragam layanan keuangan formal.</p>
<p>Maka dari itu, pemerintah perlu meningkatkan perlindungan konsumen, diantaranya adalah dengan menjamin keamanan transaksi masyarakat ataupun membantu masyarakat ketika menghadapi suatu masalah besar dengan layanan tertentu.</p>
<p>Misalnya seperti jika ada nasabah bank yang dirugikan, pemerintah lewat lembaga terkait harus campur tangan membantu masyarakat agar kepercayaan masyarakat umum terhadap perbankan tetap tinggi.</p>
<h3><strong><span style="color: #000000;">3. Edukasi Finansial</span></strong></h3>
<p>Cara terbaik untuk mencapainya adalah memberikan edukasi finansial kepada seluruh lapisan masyarakat, utamanya para pelajar.</p>
<p>Disini pemerintah dan lembaga-lembaga tertentu bisa memberikan edukasi secara langsung dengan turun ke sekolah-sekolah maupun kampus.</p>
<p>Selain itu, pemerintah bisa juga memberikan informasi via saluran-saluran digital seperti website, media sosial ataupun video youtube.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>4. Pemanfaatan Teknologi Keuangan</strong></span></h3>
<p>Pemerintah perlu mendorong masyarakat untuk semakin berani bertransaksi menggunakan layanan teknologi digital seperti misalnya QRIS ataupun aplikasi-aplikasi dompet digital.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>5. Membuat Gerakan Terpadu</strong></span></h3>
<p>Cara lain yang bisa dilakukan pemerintah dan lembaga-lembaga keuangan lainnya adalah dengan membuat gerakan terpadu yang disosialisasikan secara menyeluruh ke masyarakat, misalnya seperti gerakan satu pelajar satu rekening.</p>
<h2><span style="color: #000000;">Upaya Pemerintah Indonesia</span></h2>
<p>Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan akses terhadap beragam layanan keuangan formal pada seluruh lapisan masyarakat, diantaranya adalah dengan mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 144 Tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif.</p>
<p>Adapun, upaya-upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk mendorong peningkatan antara lain sebagai berikut :</p>
<ul>
<li>Perluasan program bansos non-tunai.</li>
<li>Menyusun peta akses layanan keuangan.</li>
<li>Mengimplementasikan gerakan program Simpanan Pelajar yang memungkinkan setiap pelajar memiliki seminimalnya satu rekening perbankan.</li>
<li>Penyaluran bantuan pemerintah lewat perbankan.</li>
<li>Pendirian BTS dan infrastruktur teknologi lainnya di daerah-daerah tertinggal.</li>
</ul>
<p>Selain yang tertera di atas, pemerintah juga sering mensosialisasikan dan menggalakan program-program yang berkaitan dengan pembayaran dengan cara non-tunai.</p>
<p>Misalnya seperti pembayaran tol dengan menggunakan uang elektronik menggantikan pembayaran tunai yang konvensional.</p>
<p>Dari sisi lembaga keuangan seperti perbankan, kemudahan pendaftaran nasabah juga dilakukan agar semakin banyak orang menggunakan layanan perbankan.</p>
<p>Kini, calon nasabah dimungkinkan untuk mendaftar menjadi nasabah bank secara online tanpa harus pergi ke bank secara langsung.</p>
<p>Hal ini secara tidak langsung mendorong akses terhadap beragam layanan keuangan formal di masyarakat Indonesia karena semakin banyaknya orang yang tertarik memiliki rekening di perbankan.</p>
<h2><strong><span style="color: #000000;">Penutup</span></strong></h2>
<p>Demikian penjelasan tentang keuangan inklusif, mulai dari definisi, tujuan, manfaat serta upaya pemerintah untuk meningkatkannya.</p>
<p>Dari penjelasan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa keuangan inklusif sangat penting untuk membantu masyarakat agar lebih melek teknologi dan hal-hal yang berhubungan dengan layanan keuangan formal.</p>
<p>Dengan adanya akses terhadap beragam layanan keuangan formal, masyarakat diharapkan tidak terjebak dengan lintah darat, investasi bodong dan hal-hal lainnya yang dapat merugikan kehidupan masyarakat secara umum.</p>
<p>Dalam cakupan yang lebih besar, adanya akses terhadap layanan keuangan formal yang aman ini bisa mendorong adanya pertumbuhan ekonomi di masyarakat yang nantinya juga turut mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara.</p>
<p>The post <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com/keuangan-inklusif/">Keuangan Inklusif : Definisi, Tujuan, Manfaat &#038; Cara Mencapainya</a> appeared first on <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com">JGB</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jaminangadaibpkbmobil.com/keuangan-inklusif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lembaga Keuangan Mikro di Indonesia yang Harus Anda Ketahui</title>
		<link>https://jaminangadaibpkbmobil.com/lembaga-keuangan-mikro/</link>
					<comments>https://jaminangadaibpkbmobil.com/lembaga-keuangan-mikro/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Datun]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2023 01:53:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis & Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[belajar keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi penting tentang pinjaman]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pinjaman dana tunai]]></category>
		<category><![CDATA[pinjaman dana urgent]]></category>
		<category><![CDATA[pinjaman uang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jaminangadaibpkbmobil.com/?p=1140</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lembaga Keuangan Mikro (LKM) adalah sebuah lembaga keuangan yang didirikan khusus untuk memberikan pelayanan di bidang jasa pengembangan usaha dan pemberdayaan masyarakat dengan cara pinjaman maupun pembiayaan. Umumnya lebih ditujukan untuk usaha skala kecil dan mikro baik kepada anggota, kepada masyarakat, pengelola simpanan, hingga kepada pemberi jasa konsultasi pengembangan usaha. Dengan tujuan bukan hanya untuk &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com/lembaga-keuangan-mikro/">Lembaga Keuangan Mikro di Indonesia yang Harus Anda Ketahui</a> appeared first on <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com">JGB</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" loading="lazy" class="size-full wp-image-1141 aligncenter" src="https://jaminangadaibpkbmobil.com/wp-content/uploads/2023/01/lembaga-keuangan-mikro.png" alt="lembaga keuangan mikro" width="600" height="400" /></p>
<p>Lembaga Keuangan Mikro (LKM) adalah sebuah lembaga keuangan yang didirikan khusus untuk memberikan pelayanan di bidang jasa pengembangan usaha dan pemberdayaan masyarakat dengan cara pinjaman maupun pembiayaan.</p>
<p>Umumnya lebih ditujukan untuk usaha skala kecil dan mikro baik kepada anggota, kepada masyarakat, pengelola simpanan, hingga kepada pemberi jasa konsultasi pengembangan usaha. Dengan tujuan bukan hanya untuk mencari keuntungan saja.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca Juga : <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com/gadai-bpkb-motor-langsung-cair/" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #0000ff;">Gadai BPKB Motor Langsung Cair</span></a></strong></span></p>
<p>Jika dilihat dari definisi di atas, maka LKM disiratkan sebagai lembaga atau institusi profit motive yang juga <em>social motive</em>. Artinya setiap kegiaan yang dijalankan lebih ke arah <em>community development</em> dan tetap mengedepankan perannya sebagai lembaga intermediasi urusan keuangan.</p>
<p>Karena berhubungan dengan intermediasi, maka LKM juga selalu melakukan kegiatan simpan pinjam. Menariknya adalah memberikan pinjaman kepada anggotanya. Selain itu, dituntut untuk menumbuhkan kesadaran menabung kepada para anggotanya terutama bagi masyarakat yang berpenghasilan di bawah rata-rata.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Jenis Lembaga Keuangan Mikro Yang Ada di Indonesia</strong></span></h2>
<p>Untuk memperjelas pemahaman mengenai LKM, di bawah ini akan dijelaskan beberapa jenis LKM di Indonesia. Terutama yang difokuskan di tingkat kecamatan dan tingkat pedesaan, karena jenis LKM tersebut adalah LKM yang secara langsung bersentuhan dengan kelompok pemerintahan paling kecil, dari tingkat kecamatan hingga tingkat desa.</p>
<h3><strong><span style="color: #000000;">1. Badan Kredit Desa (BKD)</span></strong></h3>
<p>Karena Badan Kredit Desa (BKD) memiliki sepak terjang paling lama di Indonesia, maka tidak heran BKD memiliki gelar LKM formal pertama yang berdiri di Indonesia.</p>
<p>Pada saat itu, berdirinya BKD tidak terlepas dari awal berdirinya AVB (Algemene Volkerediet Bank) yang saat ini kita kenal sebagai Bank Rakyat Indonesia (BRI).</p>
<p>Pada prosesnya, untuk pengawasan dan supervisi dilakukan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) hingga saat ini. Salah satu produknya adalah dengan memberikan kredit berdurasi pendek dengan jangka waktu hanya 3 bulan hingga empat bulan saja, bagi masyarakat yang membutuhkan.</p>
<p>Untuk dananya sendiri didapat dari sistem simpanan wajib peminjam dan juga berasal dari pinjaman lunak BRI.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>2. Lembaga Dana Kredit Pedesaan (LDKP)</strong></span></h3>
<p>Berdirinya Lembaga Dana Kredit Pedesaan (LDKP) yaitu pada tahun 1980-an sebagai upaya pemerintah dalam mengelompokkan lembaga keuangan mikro non-bank yang cukup banyak beroperasi di seluruh pelosok wilayah Indonesia. Terutama di Pulau Jawa pada tahun 1970-an yang cukup menjamur.</p>
<p>Kebijakan berdirinya LDKP bertujuan untuk membedakan lembaga perkreditan yang difokuskan di desa yang sudah lama berdiri di Pulau Jawa.</p>
<p>Karena di setiap wilayah LDKP memiliki nama-nama yang berbeda, sehingga identifikasi akan sulit dilakukan, bahkan ada lembaga LDKP yang berbasis adat terutama muncul di Provinsi Balidan Provinsi Sumatra Barat, walaupun di wilayah provinsi lain masih banyak juga LDKP yang berbasiskan kecamatan.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>3. Badan Kredit Kecamatan (BKK)</strong></span></h3>
<p>Sesuai dengan namanya, Badan Kredit Kecamatan (BKK) adalah lambaga keuangan mikro yang beroperasi di tingkat kecamatan yang supervisinya dan pengelolaan di dalamnya berada di bawah naungan pemerintah provinsi.</p>
<p>Berdasarkan perjalanannya, pada tahun 1990 BKK berubah nama menjadi BPR berdasarkan peraturan dari Menteri Keuangan dan Bank Indonesia.</p>
<p>Karena regulasinya sudah berbeda, maka pengawasan dilakukan oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang ada di tiap-tiap provinsi, dan pengelolaannya dilakukan oleh Pemerintah Provinsi. Selain itu, persetujuan pinjaman harus diketahui oleh Camat di tingkat kecamatan.</p>
<p>Pada awalnya, produk yang ditawarkan hanya dalam bentuk pinjaman dan simpanan wajib yang diambil dari persentase pinjaman. Namun seiring berjalannya waktu, mulai memperkenalkan produk baru seperti simpanan sukarela (dalam bentuk tabungan) yang isitlah lainnya adalah Tabungan Masyarakat Desa (TAMADES).</p>
<p>Pada pengembangannya, dana yang didapatkan berasal dari simpanan pihak ketiga, dan pemerintah provinsi melalui BPD. Durasi pinjamannya juga bervariasi mulai dari mingguan, bulanan, hingga maksimal berdurasi satu tahun.</p>
<h3><strong><span style="color: #000000;">4. Lembaga Perkreditan Kecamatan (LPK)</span></strong></h3>
<p>Khusus untuk LKM ini berada hanya di provinsi Jawa Barat saja. adapun untuk wilayah operasionalnya tidak jauh berbeda dengan BKK, hanya saja pola kepemilikannya saja yang cukup berbeda. Persentasenya adalah LPK 55 % untuk pemerintah provinis, sedangkan sisanya 45 % untuk pemerintah kabupaten.</p>
<p>Pada tahun 1997, cukup banyak LPK berubah menjadi BPR dengan dukungan dana dari pemerintah provinsi yang tidak main-main, dari kabupaten, dan juga dari Bank Pembangunan Daerah (BPD). Akan tetapi, cukup disayangkan tidak semua LPK bisa diubah dengan mudah menjadi BPR, karena pada kenyataannya cukup banyak LPK yang terkendala dengan urusan permodalan maupun sistem manajemennya hingga saat ini.</p>
<p>Untuk pengelolaannya, LPK sepenuhnya dikelola oleh pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dengan dibantu oleh Bank Permbangunan Daerah (BPD). Pada prosesnya, walaupun pelaporan keuangan LPK dilaporkan langsung ke BPD, namun untuk pengawasan dan juga supervisinya tidak dilakukan oleh BPD secara langsung, melainkan oleh komite yang terdiri dari perwakilan pemerintah dan BPD.</p>
<p>Pinjaman di LPK hanya diberikan kepada para anggota yang sudah melalui tahapan rekomendasi dari pejabat desa dan pejabat kecamatan. Untuk pinjaman di LPK sifatnya adalah tanpa jaminan (collateral free) yang diberlakukan sanksi atau denda bagi siapapun yang mengalami kendala dalam melakukan pembayaran cicilan dari tenor yang ditargetkan.</p>
<h3><strong><span style="color: #000000;">5. Lembaga Pitih Nagari (LPN)</span></strong></h3>
<p>LPN atau Lembaga Pitih Nagari adalah lembaga keuangan mikro yang hanya ada di provinsi Sumatera Barat. Apalagi sistemnya sangat erat dengan desa adat yang biasa disebut oleh masyarakat setempat dengan nama Nagari, dan itupun hanya ada di daerah Padang Pariaman saja.</p>
<p>Seiring dengan perkembangannya, pada tahun 1962 Bank Pembangungan Daerah mengubah namanya menjadi Bank Nagari. Sedangkan Lumbung Pitin Nagari (LPN) berdiri pada tahun 1972 yang dimaksudkan untuk mendukung Bank Nagari dan memperkuat struktur ekonomi masyarakat di tingkat pedesaan.</p>
<p>Karena berhubungan dengan adat setempat, Lembaga Keuangan LPN tumbuh dan berkembang dengan mengedepankan jul-julo atau gotong royong. Sudah sewajarnya hal ini ditumbuhkan karena memang pada awal mula berdirinya hanya dikhususkan bagi sanak keluarga saja.</p>
<p>Akan tetapi, seiring dengan perkembangannya berubahlah menjadi sebuah kegiatan ekonomi yang tumbuh di kenagarian dalam bentuk aktifitas simpan pinjam dana Kelola.</p>
<p>Sebetulnya jika di telusur lebih dalam bahwa model organisasi LPN tidak jauh berbeda dengan koperasi pada umumnya, yaitu masyarakat yang ingin menjadi anggota di dalamnya harus menyetorkan dana dalam bentuk simpan wajib. Hanya saja, yang berlaku di LPN ini biasanya cenderung berbentuk adat yang sudah menjadi budaya.</p>
<h3><strong><span style="color: #000000;">6. Lembaga Perkreditan Desa (LPD)</span></strong></h3>
<p>Sama halnya dengan LPN yang berada di Sumatera Barat, untuk Lembaga Perkreditan Desa (LPD) tumbuh dan berkembang di provinsi Bali. Bahkan sudah diakui oleh pemerintah pusat yang merupakan LKM paling sukses diantara lembaga keuangan mikro lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia.</p>
<p>Sistem pengelolaannya sepenuhnya dilakukan oleh Desa adat, sedangkan untuk pembinaan dan pengawasannya dilakukan oleh pemerintah provinsi dan BPD. Untuk simpanan dan pinjaman dari LPD, hanya diperuntukan bagi anggota desa adat saja.</p>
<p>Itulah beberapa Lembaga Keuangan Mikro yang ada di Indonesia dan perlu anda ketahui sebagai informasi. Semoga bermanfaat!</p>
<p>The post <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com/lembaga-keuangan-mikro/">Lembaga Keuangan Mikro di Indonesia yang Harus Anda Ketahui</a> appeared first on <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com">JGB</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jaminangadaibpkbmobil.com/lembaga-keuangan-mikro/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Belajar Keuangan Dalam Kehidupan Sehari-Hari</title>
		<link>https://jaminangadaibpkbmobil.com/belajar-keuangan/</link>
					<comments>https://jaminangadaibpkbmobil.com/belajar-keuangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Datun]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Dec 2018 07:47:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis & Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[belajar keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://jaminangadaibpkbmobil.com/?p=311</guid>

					<description><![CDATA[<p>Belajar keuangan perlu anda pelajari sedini mungkin, sebab banyak sekali manfaatnya untuk kehidupan sehari-hari. Mulai dari anak-anak hingga usia dewasa sangat perlu mempelajarinya dan mempraktekkan. Terdapat beberapa alasan mengapa orang tua orang tua harus membimbing anak untuk mengatur keuangannya sendiri, antara lain : Harus Sabar Jika Ingin Mendapatkan Sesuatu Mengajarkan anak pada usia 3 – &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com/belajar-keuangan/">Pentingnya Belajar Keuangan Dalam Kehidupan Sehari-Hari</a> appeared first on <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com">JGB</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-313" src="http://jaminangadaibpkbmobil.com/wp-content/uploads/2018/12/belajar-keuangan.jpg" alt="belajar keuangan" width="1000" height="667" /></p>
<p>Belajar keuangan perlu anda pelajari sedini mungkin, sebab banyak sekali manfaatnya untuk kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Mulai dari anak-anak hingga usia dewasa sangat perlu mempelajarinya dan mempraktekkan.</p>
<p>Terdapat beberapa alasan mengapa orang tua orang tua harus membimbing anak untuk mengatur keuangannya sendiri, antara lain :</p>
<ul>
<li><span style="color: #000000;"><strong>Harus Sabar Jika Ingin Mendapatkan Sesuatu</strong></span></li>
</ul>
<p>Mengajarkan anak pada usia 3 – 5 tahun konsep menunggu, menunggu bagaimana maksudnya? Jadi karena sekarang semua serba cepat dan mudah. Membuat kita mudah dalam mendapatkan sesuatu tanpa usaha dan tanpa kita tahu bagaimana prosesnya.</p>
<p>Seperti yang diketahui sebelumnya, anak-anak pasti tak akan tahan namanya menunggu lama.</p>
<p>Maka dari itu peran orang tua wajib memperkenalkan konsep menunggu, dengan tidak langsung membelikan benda/mainan yang diinginkan. Kecuali harus menabung terlebih dahulu.</p>
<ul>
<li><span style="color: #000000;"><strong>Belajar Membuat Pilihan</strong></span></li>
</ul>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-319" src="http://jaminangadaibpkbmobil.com/wp-content/uploads/2018/12/contoh-laporan-keuangan-lengkap.jpg" alt="contoh laporan keuangan lengkap" width="1000" height="616" /></p>
<p>Anak-anak bisa melihat kebiasaan orang tua dalam menggunakan uang dalam kehidupan sehari-hari. Jelaskan kepada anak, barang-barang yang termasuk ke kategori kebutuhan wajib dan mana keinginan.</p>
<p>Katakan kepada mereka, sebaiknya pergunakan uang terlebih dahulu untuk hal-hal wajib dibandingan keinginan semata.</p>
<p>Pada usia anak 6-10 tahun seroang mampu diajak berpikir bersama, contohnya saat memilih pakaian dengan harga murah.</p>
<p>Jelaskan alasan kenapa kita tidak harus membeli pakaian mahal namun dengan pakaian murah saja sudah cukup. Yang terpenting bahan cocok dipakai, tidak panas, dan nyaman saat digunakan.</p>
<p>Daripada hanya mengatakan terlalu mahal tanpa alasan jelas, membuat anak bingung.</p>
<ul>
<li><span style="color: #000000;"><strong>Sedikit Demi Sedikit Lama-Lama Jadi Bukit</strong></span></li>
</ul>
<p>Tanamkan prinsip sesuai pepatah “sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit”, uang yang kita kumpulkan atau tabung sedikit dalam jangka waktu lama kelak akan menjadi banyak.</p>
<p>Tapi saat uang tersebut digunakan untuk membeli barang-barang tak berguna, uang itu dimasa mendatang tidak akan menghasilkan hasil apa-apa.</p>
<p>Ajari anak membagi uang kedalam beberapa bagian, misal anak memiliki uang Rp. 10.000, sebaiknya orang tua membantu membagi menjadi beberapa bagian Rp.  7.000 ditabung, Rp. 2.000 uang jajan, Rp. 1.000 uang cadangan.</p>
<p>Ada sebuah cara kreatif untuk membuat anak semangat dalam menabung, buatlah celengan unik dari toples kaca dan hias sesuai keinginan anak.</p>
<ul>
<li><strong><span style="color: #000000;">Perlu Diajarkan Memberi</span> </strong></li>
</ul>
<p>Pembentukan karakter ini perlu diajarkan agar anak paham tidak semua orang seberuntung mereka.</p>
<p>Sisihkan sebagian uang untuk anak-anak seusianya yang kurang beruntung. Belikan peralatan belajar seperti buku, pensil, atau buku gambar dibandingkan memberikan mainan.</p>
<ul>
<li><span style="color: #000000;"><strong>Jangan Boros</strong></span></li>
</ul>
<p>Katakan kepada anak bahwa mempunyai sifat boros sangat tidak baik dan akan merugikan diri sendiri maupun orang lain. Lebih baik gunakan uang untuk hal bermanfaat.</p>
<p>Dengan belajar keuangan sedini mungkin, anda sebagai orang tua juga menanamkan pendidikan karakter, seperti :</p>
<ul>
<li><span style="color: #000000;"><strong>Kesabaran</strong></span></li>
<li><span style="color: #000000;"><strong>Tidak Boros</strong></span></li>
<li><span style="color: #000000;"><strong>Tidak Pelit</strong></span></li>
<li><span style="color: #000000;"><strong>Menghargai</strong></span></li>
<li><span style="color: #000000;"><strong>Tanggung Jawab</strong></span></li>
</ul>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Belajar Keuangan</strong></span></h3>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-314" src="http://jaminangadaibpkbmobil.com/wp-content/uploads/2018/12/belajar-akuntansi.jpg" alt="belajar akuntansi" width="1000" height="667" /></p>
<p>Tadi sedikit pembahasan mengenai pengelolaan keuangan sejak masih kanak – kanak, karena terkadang orang tua yang sukses dalam finansial dan dapat memenuhi keperluan anak.</p>
<p>Pasti lupa untuk mengajarkan dan menerapkannya juga ke sang anak bahwa uang merupakan sumber daya terbatas.</p>
<p>Para karyawan di perusahaan kecil pun harus tahu dasar atau konsep penting pengelolaan keuangan. Agar tidak mengalami pailit.</p>
<p>Berikut adalah konsep penting dari dasar keuangan di perusahaan yang harus anda ketahui :</p>
<p><strong><span style="color: #000000;">Nilai Pendapatan Bersih</span>, </strong>merupakan paramater sehat atau tidaknya keuangan suatu perusahaan. Penghitungannya dengan mengurangi total aset dengan total hutang. Bila hasil negatif atau minus menandakan bahwa kondisi perusahaan rawan, dan butuh strategi lain untuk memperbesar pemasukan.</p>
<p><strong><span style="color: #000000;">Tingkat Inflasi</span>, </strong>merupakan penurunan nilai mata uang secara terus menerus. Inflasi ini juga merupakan indikator untuk melihat tingkat perubahan, istilah ini mengartikan peningkatan persediaan uang &amp; menjadi penyebab harga semua barang meningkat.</p>
<p><strong><span style="color: #000000;">Likuiditas</span>, </strong>kemampuan suatu perusahaan memenuhi suatu utang yang harus dibayar dengan aset.</p>
<p><strong><span style="color: #000000;">Bear Market</span>, </strong>merupakan periode penurunan harga surat berharga sebesar 20% atau lebih. <em>Bear market, </em>dipicu ketika investor menjual saham. Umumnya untuk antisipasi memburuknya kondisi ekonomi dan penurunan laba perusahaan.</p>
<p><strong><span style="color: #000000;">Toleransi Resiko</span>, </strong>tingginya toleransi resiko dilatarbelakangi seberapa agresif seorang investor atau pengusaha dalam berinvestasi. Selain itu toleransi resiko juga dipengaruhi oleh seberapa banyak waktu dan penghasilan aset dimasa mendatang.</p>
<p>Belajar keuangan tidak selalu dari buku, sekarang dengan semakin mudahnya pengaksesan infomasi dan canggihnya teknologi hanya melalui tab atau smartphone saja sudah bisa diakses.</p>
<p>Tahukah anda situs mengenai pengelolaan keuangan terkini?</p>
<p><a href="https://www.belajarkeuangan.com">www.belajarkeuangan.com</a> merupakan situs yang dapat membantu anda dalam hal finansial mulai dari investasi, permasalahan kredit sampai pojok syariah.</p>
<p>Orang kadang suka menyepelekan manajemen keuangan, mau sebanyak apapun uang anda. Kalau tidak bisa mengaturnya maka uang bisa terbuang sia-sia.</p>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Bagi anda seorang bisnisman, simak 6 tips mengelola keuangan usaha agar efektif  dibawah ini :</strong></span></p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-316" src="http://jaminangadaibpkbmobil.com/wp-content/uploads/2018/12/laporan-keuangan-perusahaan.jpg" alt="laporan keuangan perusahaan" width="1000" height="714" /></p>
<ol>
<li><span style="color: #000000;">Pisahkan antara rekening pribadi/keluarga dengan rekening bisnis</span></li>
<li><span style="color: #000000;">Tentukan presentase keuangan usahamu</span></li>
<li><span style="color: #000000;">Buat pencatatan secara rapi dan detail</span></li>
<li><span style="color: #000000;">Kontrol arus kas usaha </span></li>
<li><span style="color: #000000;">Atur uang agar terhindar dari hutang</span></li>
<li><span style="color: #000000;">Menyisihkan pendapatan atau profit untuk ekspansi bisnis</span></li>
</ol>
<p>Untuk kalian para pengantin baru <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com/mengatur-keuangan/" target="_blank" rel="noopener">cerdaslah dalam mengatur keuangan</a> rumah tangga, karena  setelah menikah anda tidak hanya memikirkan diri sendiri lagi.</p>
<p>Berikut adalah langkah-langkah mengatur keuangan rumah tangga meski bergaji kecil :</p>
<ol>
<li><span style="color: #000000;"><strong>Setiap bulan selalu lakukan evaluasi</strong></span></li>
</ol>
<p>Banyak orang mengalami kesulitan mengatur keuangan, karena masih banyak cicilan yang harus dibayarkan tiap bulan (memotong sebagin besar gaji).</p>
<p>Akan lain ceritanya bila anda dan pasangan mempunyai rumah sendiri sebelum memutuskan menikah. Keuntungannya adalah setengah gaji anda bisa untuk investasi dan tabungan.</p>
<ol start="2">
<li><span style="color: #000000;"><strong>Rencanakan keperluan belanja bulanan dengan matang</strong></span></li>
</ol>
<p>Mencatat semua keperluan rumah tangga tiap bulan dapat meminimalisir pengeluaran yang tidak terduga.</p>
<p>Buat daftar pengeluaran menjadi 2, primer dan sekunder. Biasakan diri anda mematuhi anggaran keuangan tersebut.</p>
<ol start="3">
<li><span style="color: #000000;"><strong>Membeli barang layak pakai</strong></span></li>
</ol>
<p>Sering mendapatkan penawaran barang bekas layak pakai baik itu secara online atau offline? Membeli barang bekas layak pakai bisa membantu menekan pengeluaran. Barang usang tersebut bisa diberikan polesan sedikit agar terlihat seperti baru.</p>
<ol start="4">
<li><span style="color: #000000;"><strong>Kurangi naik kendaraan pribadi</strong></span></li>
</ol>
<p>Kalau hanya ke depan rumah membeli barang sebaiknya tidak perlu menggunakan kendaraan,  mending jalan kaki saja. Selain dapat menghemat bensin, bisa juga untuk membakar kalori.</p>
<ol start="5">
<li><span style="color: #000000;"><strong>Mengurangi makan diluar</strong></span></li>
</ol>
<p>Membawa bekal ke kantor bisa menghemat sektiar 30%. Lumayan kan uangnya bisa ditabung atau investasi.</p>
<ol start="6">
<li><strong><span style="color: #000000;">Manfaatkan kupon diskon</span> </strong></li>
</ol>
<p>Pintar memilih tempat belanja yang menggunakan kupon diskon atau kartu member. Sekarang sudah banyak tempat belanja dengan kartu member untuk memeproleh potongan puluhan ribu.</p>
<ol start="7">
<li><span style="color: #000000;"><strong>Menghemat pengeluaran untuk aktivitas tak penting</strong></span></li>
</ol>
<p>Contohnya? Mendaftar member gym, niatnya menghemat biaya perbulan. Namun kenyataanya saat malas datang. Malah kartu member gym jadi tidak terpakai sia-sia.</p>
<p>Banyaknya benefit yang didapatkan dari belajar keuangan, kita bisa me-<em>manage </em>pemasukan dan pengeluaran dengan cermat.</p>
<p>Selanjutnya pembahasan mengenai pengaturan keuangan ala mahasiswa, apa saja itu?</p>
<p><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-317" src="http://jaminangadaibpkbmobil.com/wp-content/uploads/2018/12/laporan-keuangan-akuntansi.jpg" alt="laporan keuangan akuntansi" width="1000" height="667" /></p>
<ol>
<li><span style="color: #000000;"><strong>Membeli buku bekas murah</strong></span></li>
</ol>
<p>Pasar senin gudangnya buku bekas murah dan layak pakai, biasanya banyak mahasiswa yang membeli ditempat ini. Akses kendaraanya pun mudah dijangkau hanya dengan menaiki transjakarta.</p>
<ol start="2">
<li><strong><span style="color: #000000;">Jangan boros kuota internet</span> </strong></li>
</ol>
<p>Berapa perbulan biaya untuk membeli kuota internet?</p>
<p>Lebih dari seratus ribu atau dibawah seratus ribu?</p>
<p>Jangan terlalu boros membeli kuota, caranya matikan notifikasi tak penting yang paling banyak menguras kuota dan baterai.</p>
<ol start="3">
<li><span style="color: #000000;"><strong>Mengurangi jajan diluar</strong></span></li>
</ol>
<p>Bagi anak rantau sepertinya sedikit susah, bukan berarti tidak bisa ya. Tinggal pintar-pintanya kamu saja mengaturnya, terkadang tolak ajakkan teman untuk nongkrong ditempat mahal. Demi “menyelamatkan” isi dompetmu.</p>
<ol start="4">
<li><span style="color: #000000;"><strong>Menabung </strong></span></li>
</ol>
<p>Tabungan merupakan investasi masa depan, jumlah uang yang ditabung harus lebih besar dari pengeluaran sekitar 50-70%.</p>
<p>Belajar keuangan mesti diterapkan mulai dari anak-anak sampai dewasa agar menjadi sebuah kebiasaan positif, ingat hemat tidak sama dengan pelit.</p>
<p>Ingin mengetahu info keuangan lainnya?</p>
<p>Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kita semua.</p>
<p>The post <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com/belajar-keuangan/">Pentingnya Belajar Keuangan Dalam Kehidupan Sehari-Hari</a> appeared first on <a href="https://jaminangadaibpkbmobil.com">JGB</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jaminangadaibpkbmobil.com/belajar-keuangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
