Ajukan Pinjaman Dana Tunai Plafon Besar Hanya Disini

Pinjaman Dana Tunai

Pinjaman Dana Tunai, ataupun yang biasa disebut hutang adalah peminjaman sejumlah uang kepada seseorang ataupun lembaga/perusahaan. Pinjaman juga bisa dilakukan dengan dasar jaminan ataupun tanpa jaminan.

Dengan dasar jaminan dapat dilakukan dengan jaminan bpkb mobil, motor ataupun yang lainnya, dengan nilai yang sesuai.

Jika seseorang ataupun sebuah perusahaan melakukan pinjaman kepada suatu lembaga, pastinya ada tahapan-tahapan yang dilakukan agar si peminjam dan yang meminjamkan tidak merasa dirugikan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan ke depannya.

Pinjaman di bagi menjadi beberapa jenis, yaitu skala rendah, skala menengah, dan skala tinggi. Tergantung bagaimana dengan si peminjam.

Jaminan adalah suatu benda ataupun barang yang biasa dijadikan tanggungan agar bisa mendapatkan uang untuk modal awal. Jaminan banyak bentuknya, ada jaminan motor, jaminan mobil, jaminan rumah, dan banyak lagi.

Pada kali ini kita akan membahas jaminan bpkb mobil. Bpkb adalah buku yang dikeluarkan atau diterbitkan oleh Satuan Lalu Lintas Polri sebagai bukti berkendara.

Kenapa banyak dari mereka yang meminjam modal dengan jaminan bpkb mobil, karena semakin besar jaminan semakin besar pula uang yang di dapat.

Bagi mereka yang mungkin ingin membuka usaha dapat melakukan pinjaman dengan jaminan bpkb mobil, atau surat tanah, dan berbagai macam lagi.

Untuk mencapai jalan sebrang kita tidak bisa langsung terbang untuk sampai kesana, kita harus melalui jalan tersebut agar dapat sampai. Sama halnya dengan pinjaman, untuk melakukan pinjaman kita tida bisa langsung mendapatkan uang tanpa haru melalui tahap-tahap nya.

Berikut saya akan menjelaskan tahapan yang dilakukan sebelum melakukan pinjaman, kelebihan melakukan pinjaman, kekurangan melakukan pinjaman, dan syarat melakukan pinjaman.

Tahapan-tahapan yang dilakukan sebelum melakukan pinjaman

anda butuh pinjaman dana tunai

  1. Pastikan terlebih dahulu jumlah yang akan di pinjam dan besar bunga (%) yang harus di bayar.
  2. Perhitungkan berapa lama pengembalian pinjaman beserta bunga nya.
  3. Jika sudah cocok, cari lembaga yang bunga nya tidak terlalu besar, agar saat kita melunasi nya tidak merasa terbebani.
  4. Cek kelengkapan bpkb mobil.
  5. Pelajari terlebih dahulu ketentuan dari lembaga.
  6. Mengisi formulir
  7. Permintaan pinjaman harus sesuai dengan kebutuhan.
  8. Mengikuti alur/persyaratan sesuai jenis pinjaman di lembaga tersebut.

Itu adalah tahapan yang dapat dilakukan sebelum melakukan pinjaman, bagaimana pun bentuk pinjamannya anda harus tetap teliti pada ketentuan dari suatu lembaga.

Banyak dari kita yang malas untuk membaca ketentuan suatu lembaga tentang pinjam-meminjan sehingga pada akhirnya, mereka merasa di rugikan oleh suatu lembaga.

Padahal di satu sisi yang melakukan kesalahan secara teknis adalah si peminjam, karena tidak teliti saat melakukan transaksi peminjaman.

Berikut akan kami paparkan kelebihan dan kekurangan dari pinjaman dana tunai:

Kelebihan

  1. Bisa memperhitungkan segala kebutuhan dari dana yang di pinjam.
  2. Mendapatkan dana dalam waktu singkat.
  3. Bebas untuk menggunakan dana dari pinjaman.
  4. Tidak terikat dengan kontrak

Kekurangan

  1. Tidak dapat manage dana dengan baik
  2. Terlalu berancang-ancang sehingga dana lebih banyak terkuras kepada kebutuhan yang tidak di anggarkan.
  3. Jika peminjam tidak dapat melakukan pembayaran dengan lancar akan di tarik paksa, atau jaminan bpkb akan di lelang
  4. Arah dana yang tidak terarah.

Kekurangan melakukan pinjaman dana tunai juga berimbang dengan kelebihannya. Selain point-point di atas, dapat kita tarik contoh. Bagaimana jika si peminjam dana tidak memiliki rencana ke depannya?

Pastinya, dana yang di pinjam tidak akan terarah, sama halnya jika si peminjam terlalu bergantung pada satu pilihan.

Walaupun terarah kemungkinan si peminjam akan membuka sebuah usaha, dan yang namanya usaha tidak selalu berjalan mulus seperti yang diharapkan terlebih jika dana yang di pinjam di habiskan pada satu usaha saja dan usaha yang di jalankan tidak laku/laris.

Pada saat sudah harus membayar pinjaman tersebut, si peminjam pastinya akan merasa dirugikan, dia tidak mendapatkan manfaat dari pinjaman dana tunai.

Karena usaha yang di rintis tidak membawa keuntungan padanya, itu yang terjadi pada si peminjam jika tidak pandai manage dana dengan baik.

Syarat melakukan pinjaman dana langsung

pinjaman tunai cepat tanpa survey

Pada bagian ini, syarat untuk melakukan pinjaman dana tergantung dari lembaga ataupun perusahaan tertentu.

Namun sebagian besar dari lembaga ataupun perusahaan, mencantumkan syarat seperti berikut :

  1. Fotocpy KTP
  2. Fotocopy akte nikah (bagi yang sudah menikah)
  3. Fotocopy Kartu Keluarga
  4. Fotocopy buku tabungan
  5. Fotocopy slip gaji
  6. Surat keterangan kerja
  7. Rincian penghasilan pinjaman
  8. Pengajuan dana tunai
  9. Jaminan seperti motor, mobil, rumah, dll.
  10. Melengkapi semua persyaratan administrasi lainnya.

Tidak semua lembaga dan perusahaan mencantumkan syarat seperti itu, tapi sebagian besar dari mereka mencantumkan salah satu syarat tersebut.

Alasan mereka mencantumkan hal tersebut agar mendapatkan informasi yang akurat dari si peminjam. Bahkan ada sebagian lembaga yang hingga turun ke lapangan untuk menanyakan kepada para tetangga bagaimana pendapatnya dengan si peminjam.

Untuk melakukan pinjaman dana tunai dengan jaminan bpkb mobil tidak dapat hanya dilakukan dengan mengikuti prosedur, tahapan-tahapan, dan syarat-syarat yang sudah di sediakan.

Tapi kita sebagai si peminjam harus mempelajari bagaimana jalannya peminjaman itu, mulai dari dana yang akan kita dapat, bunga yang harus kita bayar, waktu yang di tentukan si peminjam atau lembaga/perusahaan.

Disini saya akan memberikan referensi perhitungan agar saat peminjaan dana anda tidak keliru lagi.

  • Kami beri contoh, anda ingin membuka sebuah usaha dengan modal di atas Rp 100.000.000,00. Berapa dana yang harus anda pinjam agar bisa memenuhi kebutuhan anda. Ada baiknya jika tidak meminjam lebih dari kebutuhan karena itu akan berdampak pada pelunasan ke depannya.

Jika anda meminjam pada sebuah lembaga dengan suku bunga 0.85% dalam waktu 7 bulan. Dan ini dilakukan dengan perhitungan bunga anuitas, anuitas adalah besarnya angsuran ditambah dengan bungan yang diperhitungkan.

Berikut adalah tabel jumlah pinjaman Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah) dengan suku bunga 0,85% dalam jangka waktu 7 bulan.

Bulan Tgl. Angsuran Angsuran Pokok Bunga Saldo Akhir
1 30-07-2016 14,326,219 14,255,386 70,833 85,744,614
2 30-08-2016 14,326,219 14,265,483 60,736 71,479,131
3 30-09-2016 14,326,219 14,275,588 50,631 57,203,543
4 30-10-2016 14,326,219 14,285,700 40,519 42,917,843
5 30-11-2016 14,326,219 14,295,819 30,400 28,622,024
6 30-12-2016 14,326,219 14,305,945 20,274 14,316,079
7 30-01-2017 14,326,219 14,316,079 10,140 0
Jumlah 100,283,533 100,000,000 283,533

Di atas adalah contoh perhitungan pinjaman modal. Dari tabel di atas dapat ditarik kesimpulan, bahwa dengan pinjaman modal Rp 100.000.000,00 bunga yang harus di bayar hanya 283,533.

Setelah kita membahas perhitungan, banyak hal yang masih harus di bahas agar peminjam tidak lagi mengalami kesulitan dalam mengajukan

  1. Ketelitian, sangat penting bagi seseorang agar tidak mendapat kesalahan di masa depan. Kadang ada lembaga yang tidak mencantumkan prosedur dan ketentuan dengan tidak lengkap padahal mungkin mereka ada versi lengkapnya hanya saja tidak ditunjukkan si peminjam.  Sehingga peminjam berpikir, lembaga lebih simple dan tidak ribet, padahal jika ke depannya jika si peminjam  memiliki masalah, si lembaga akan lepas tangan dengan alasan-alasan yang mereka buat.
  2. Jangan ingin yang instan,  jika hingga saat ini anda lebih memilih cara instan itu akan berdampak buruk, bisa kita ambil contoh  kebanyakan orang lebih memilih meminjam uang dengan rentenir dibandingkan lembaga. karena berpikir meminjam uang dengan rentenir tidak seribet lembaga keuangan.

Selain 2 (dua) hal diatas, ada beberapa hal penting yang harus yang harus diperhatikan agar bisa mempermudah pengajuan pinjaman dana tunai:

pinjaman uang cepat tanpa syarat

  1. Tata krama, atau sopan santun hal wajib yang diterapkan kepada siapapun, dimanapun, dan tanpa memandang tua atau muda. karena bisa kita bayangkan bagaimana kita akan memberi pinjaman bagi mereka yang tidak memiliki sopan santun.
  2. Jujur, kejujuran sangat dijunjung dalam hal apapun terlebih dalam pinjam-meminjam. Mereka yang terlihat jujur akan lebih mudah mendapatkan pinjaman dibanding orang yang terlihat mencurigakan (gerak-gerik tubuh si peminjam).
  3. Ingkar janji, ini sudah masuk ke dalam tahapan si peminjam telah mendapatkan pinjaman uang dan harus membayar pinjaman sesuai dengan ketentuan awal. kalau orang tersebut tidak menepati janji, selalu menghindar saat sudah harus membayar angsuran. kemungkinan besar nama si peminjam akan di blacklist. Akibatnya  akan mempersulit si peminjam untuk melakukan pengajuan pinjaman dana tunai selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.