Keuntungan dan Kerugian Cicilan Tanpa Kartu Kredit

cicilan tanpa kartu kredit

Berbelanja kebutuhan sehari-hari di marketplace jauh lebih mudah dengan adanya fitur cicilan tanpa kartu kredit.

Biasanya barang apa yang sering anda beli? Perawatan tubuh? Popok anak? atau Gadget?

Bagi sebagian orang masih menganggap kalau berbelanja online harus mempunyai kartu kredit untuk bisa bertransaksi.

Pengguna credit card di Indonesia berdasarkan data Experian (Perusahaan layanan informasi dan analitik) masyarakat Indonesia yang memiliki akses kredit ke perbankan baru sekitar 10%. Prosentase tersebut masih kalah jauh dibandingkan negara emerging market lainnya rata-rata 15%.

Banyak sekali promo kartu kredit bertebaran yang mengubar cicilan 0% baik itu produk fashion, elektronik hingga tiket pesawat.

Saat berbelanja di supermarket besar banyak dipasang standing banner promo program tersebut.

Anda pasti berpikir akan sangat menguntungkan membeli barang dengan pembayaran dicicil 12x tanpa tambahan sama sekali.

Cicilan Tanpa Kartu Kredit

cicilan tanpa kartu kredit untuk mahasiswa

Sama seperti membeli barang secara kredit tetapi tanpa dikenakan suku bunga, rata-rata orang akan tertarik dengan ini karena tidak akan menguras uang secara berlebihan.

Contohnya, gadget seharga Rp. 8 Juta, sedangkan pendapatan anda sekitar Rp. 4 Juta. Dengan gaji segitu, diharuskan mengambil tabungan pribadi kalau mau membeli secara tunai tanpa menganggsur.

Tabungan masa depan dipakai untuk membeli gadget tunai?

Beberapa orang akan berpikir 2 kali sehingga mengambil cicilan dibandingkan harus mempertaruhkan dana masa depan.

Tapi jangan terburu-buru berburu barang dengan cicilan 0%, lebih baik kita cari tahu terlebih dahulu.

Cicilan 0% merupakan skema cicilan yang memperbolehkan nasabah menggunakan kartu kredit, untuk membeli produk dengan mengangsur perbulan/tahun.

Jadi selama periode, tidak ada tagihan bunga atas barang yang dibeli pelanggan.

Baca Juga : Tidak Tahu Bagaimana Cara Memutar Uang dengan Benar? (Baca Disini)

Mekanismenya adalah pembayaran harga barang setiap bulannya selalu konsisten tidak ditambahkan bunga.

Selalu pastikan tagihan datang pada anda, bukan ke orang lain. ini sebagai langkah peminimalisiran telat bayar.

Bila melewati tenggat waktu yang sudah disepakati sejak awal, maka akan dikenakan rate sesuai kebijakan.

Pastikan Bank yang anda gunakan sudah bekerjasama dengan banyak toko atau vendor yang menawarkan program 0%.

Biasanya toko atau merchant tersebut mempromosikan lewat sosial media atau banner di mall untuk menginfokan kepada para pelanggan.

Pengguna kartu kredit harus mengecek persyaratan dan ketentuan yang harus dipenuhi nasabah untuk bisa menikmati promo 0%.

Berikut adalah ketentuan umum Bank :

  1. Hanya barang tertentu yang masuk ke dalam promosi
  2. Ada pembelian minimal
  3. Tenor yang ditawarkan 3, 6, 12 bulan
  4. Beberapa Bank mengenakan biaya administrasi

Cukup rumit ya ternyata syarat dan ketentuannya, tidak heran banyak orang lebih menyukai cicilan tanpa kartu kredit.

Pelajari dan pertimbangkan hal dibawah ini bagi pengguna kartu kredit yang menyukai cicilan 0% :

Cari Info Mengenai Merchant yang Menyediakan Program Tersebut

kredit hp tanpa kartu kredit

Setiap promo dalam bentuk apapun pasti mempunyai batas waktu masing-masing, lebih baik cari info terlebih dahulu mengenai tempat serta sampai masa berlakunya.

Sebab terkadang masih ada merchant yang memasang pengumuman padahal sudah lewat waktunya sehingga membuat pelanggan kecewa.

Perhatikan Biaya Ekstra

Setiap promo pasti akan ada pajak atau biaya administrasi yang harus ditanggung nasabah untuk dibayarkan kepada Bank penerbit kartu kredit. Jumlahnya tidak terlalu besar hanya sekitar 3-4%, dari total transaksi.

Anda bisa silahkan negoisasi kepada pihak toko mengenai penanggungan pajak dan administrasi. Ini bisa menjadi salah satu penyebab orang lebih suka cicilan tanpa kartu kredit.

Jangan Lupa Bayar Tepat Waktu

aplikasi cicilan tanpa kartu kredit              

Terlambat bayar = terkena denda, sudah berharap adanya program cicilan 0% tanpa mengganggu keuangan yang lain tapi tetap tidak mampu membayar tagihan? Hati-hati bisa memperbutuk history payment dan sulit mengajukan pinjaman dana dimanapun.

Mencicil barang elektronik tanpa kartu kredit? untung atau rugi?

Perubahan gaya membuat kebutuhan masyarakat mengalami peningkatan salah satunya kebutuhan barang eletronik, terutama kaum millenial.

Perencana keuangan dari OneShield Consulting Agustina Fitria memaparkan bahwa fasilitas angsuran tanpa kartu kredit bisa dijadikan solusi.

Sebab pengajuan lebih cepat (hitungan menit atau jam), sedangkan dengan kartu kredit bisa menghabiskan waktu berhari-hari. Persyaratan untuk membuat credit card cukup rumit.

Bagi calon nasabah sebaiknya cari tahu apa saja hal yang patut dipahami pemegang kartu kredit, baca disini.

Perlu konsumen cermati kekurangan dari cicilan tanpa kartu kredit, permberlakuan uang muka.

Namun bagi konsumen yang mempunyai tabungan minim, terkadang bisa memberatkan. Dari segi batas limit credit card, Bank memberikan sebuah batasan.

Keunggulan dari tanpa belanja tanpa credit card bisa belanja tanpa batasan sesuai keinginan konsumen.

Tapi jangan senang dulu ya, kalau anda tidak mengontrol pengeluaran bahaya untuk kesehatan dompetmu.

Lebih baik kalau berhutang untuk hal produktif agar uang bisa diputar kembali dan menguntungkan.

Pengajuan dana juga termasuk ke dalam kategori angsuran tanpa credit card, biasanya para calon nasabah mengajukan dana untuk membayar biaya pendidikan dan pernikahan.

Terkadang orang masih enggan mempunyai dana cadangan entah karena gaji pas-pasan atau memang masih belum membutuhkan. Rata-rata orang masih mengutamakan membeli keinginan daripada kebutuhan.

Penuhilah 5 hal ini sebelum berbelanja online dengan cicilan tanpa kartu kredit

cicilan tanpa kartu kredit lazada

Utamakan Kebutuhan

Setiap individu mempunyai list kebutuhan berbeda-beda yang jumlahnya tidak sedikit. Ada beberapa jenis kebutuhan urgent dan pokok. Akan lebih baik jika fasilitas cicilan tersebut dimanfaatkan untuk membeli barang penunjang aktivitas.

Pendapatan Stabil dan Mempunyai Pekerjaan Tetap

Poin paling penting, punya pendapatan tetap dan stabil agar anda lancar dalam melunasi tagihan tanpa merasa kesulitan.

Salah satu syarat membeli produk tanpa credit card salah satunya adalah harus mempunyai slip gaji/ SKP Terbaru.

Pastikan hutang anda tidak melebihi pendapatan, buat pos khusus membayar kredit barang yang anda beli dengan metode cicilan tanpa kartu kredit.

“kalau saya seorang freelancer bagaimana?” tentu bisa, usahakan memiliki saldo di atm sekitar 5 Jutaan.

Rasio Kredit Tidak Lebih 30%

Menurut para pakar, aturan praktis untuk rasio kredit adalah 30% tidak boleh lebih dan jumlah ini harus sudah termasuk semua jenis hutang.

Kalau kurang dari itu justru lebih baik lagi, dan evaluasi pengeluaran tiap bulan untuk cek kesehatan dompet.

Kalau sudah melebihi 30% karena pengeluaran konsumtif yang tidak jelas, anda sudah harus benar-benar berhemat.

Karena bila kebiasaan konsumtif tak bisa diubah, dapat merepotkan diri sendiri. Bila memang terdesak butuh dana pinjaman di Bank sedikit rumit (melewati proses BI Checking).

Tetapi jangan langsung merasa negatif thinking, calon nasabah tetap bisa memperoleh dana pinjaman dengan menggunakan agunan BPKB Mobil, Motor dan Sertifikat Rumah (hubungi CS) bila sesuai akan langsung dibantu proses lebih lanjut.

Pilih Cicilan dengan Bunga Bersaing

Banyak perusahaan, yang menyediakan fasilitas cicilan tanpa kartu kredit dengan rate 2,95%. Bandingkan merchant satu dengan lainnya guna memilah bunga yang lebih rendah bahkan tanpa bunga 0%.

Nah sekarang sudah tahukan perbedaan keduanya serta kerugian jika terlalu konsumtif tidak sesuai pendapatan bulanan?

Untuk itu,  kalau mau mengajukan dana untuk yang benar-benar urgent. Bukan membeli keinginan yang tak pernah habis. Sedang terdesak butuh dana? Langsung saja hubungi Customer Service Kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.